Senin, 18 Agustus 2014

Inilah Ramuan Tradisional Mengobati Keputihan

Ramuan Tradisional Mengobati Keputihan: Salah satu masalah pada wanita pada organ reproduksi adalah keputihan. Hampir sebagian besar wanita mengalami keputihan. Keputihan adalah saat dimana lubang vagiga mengeluarkan cairan putih yang agak kental dan berbau tidak sedap, biasanya disertai dengan rasa gatal yang cukup kuat.

Ada dua macam keputihan:

1. Keputihan Fisiologis

Yakni keputihan yang terjadi pada masa subur dan menstruasi. Cara mengetahuinya yakni dari cairan yang keluar berwarna encer dan kekuning-kuningan atai krem dan bening. Keputihan Fisiologis dikategorikan sebagai keputihan normal yang hampir tiap wanita mengalaminya, keputihan jenis ini tidak berbau dan jumlah cairan yang keluar cenderung sedikit.

2. Keputihan Patologis
Yakni keputihan tidak normal. Tandanya cairan yang keluar cukup kental dan warnanya seperti susu putih, kadang warnanya hijau kadang juga mirip keju. Cairan yang dikeluarkan terbilang banyak, menimbulkan gatal-gatal dan bau serta menyisakan bercak pada celana.

ramuan mengobati keputihan
Ramuan Tradisional Mengobati Keputihan

Penyebab keputihan patologis:

1.  Hygiene yang jelek
2.  Pemakaian obat-obatan dalam waktu lama, terutama antibiotik
3.  Stress
4. Infeksi. Dapat disebabkan oleh bakteri, gonorrhoe, parasit trichomonas, jamur Candida dan virus (HPV, Herpes, AIDS)
5.  Kanker leher rahim

Cara Mengatasi Keputihan Tanpa Obat:

1. Menjaga daerah genital agar tetap bersih dan higienis
2. Hindari mandi / berendam pada kolam umum
3. Gunakan celana dalam dari bahan katun, tidak 4. menggunakan celana dalam yang ketat.
5. Mengurangi stress


Ramuan Tradisional Mengobati Keputihan:

Bawang putih

Bawang putih memiliki sejarah menonjol sebagai obat-obatan alami. Bawang putih cukup populer karena memiliki sifat antibiotik. Sesuai dengan temuan M. Melvin Joe, dalam Jurnal Penelitian Tanaman Obat dari The University of Maryland Medical Center atau UMMC, merekomendasikan untuk mengambil bawang putih sebagai suplemen dan menggunakan ekstrak bawang putih sebanyak 400 mg, dua atau tiga kali setiap hari. Ini dapat digunakan sebagai pengganti antibiotik untuk mengatasi bakteri pada vagina. Namun UMMC memperingatkan bahwa bawang putih mungkin memiliki efek pengencer darah, sehingga Anda harus membicarakan dengan dokter sebelum menggunakan ramuan ini.

Daun Sirih

Daun sirih dipercaya dapat mengurangi rasa gatal dan bau saat keputihan. Caranya, rendam daun sirih selama satu jam dalam air panas, lalu diamkan hingga dingin. Setelah itu, gunakan air tersebut untuk membersihkan daerah vagina. Lakukan setiap hari, pagi, dan sore hari.


Tea tree oil

Tea tree oil (melaleuca alternifolia) adalah pengobatan yang sudah digunakan bertahun-tahun silam. UMMC menyarankan penggunaan tea tree oil untuk mengatasi bakteri, yaitu setiap malam selama tujuh hari. Bahan ini bisa dengan mudah Anda temukan di apotik terdekat.


Biji buah mangga

Selai buahnya bisa dimakan, biji buah mangga ternyata ampuh untuk mengobati keputihan. Keringkan dan giling biji mangga untuk dibuat bubuk. Tambahkan sedikit air bubuk ini untuk membuat pasta halus, oleskan pasta ini di luar dan di dalam saluran vagina untuk mengobati keputihan.

Biji ketumbar

Biji ketumbar adalah obat rumah yang sangat bermanfaat bagi keputihan. Rendam benih dalam air semalam. Saring dan minum air ini keesokan harinya pada saat perut kosong. Hal ini dapat dilakukan untuk setidaknya satu minggu untuk hasil yang lebih baik.

Kunyit

Sediakan 20 gram kunyit yang dipotong-potong dan dicuci bersih, 10 gram daun sambiloto kering, dan 15 gram kulit delima kering. Kemudian bahan-bahan direbus dengan 800 cc air, dan sisakan hanya 300 cc air rebusan. Saring dan konsumsi 2 kali sehari, Anda bisa menambahkan gula aren atau madu untuk memberikan rasa.


Makanan yang Mengandung Probiotik

Probiotik secara alami memiliki bakteri sehat, yang menjaga kesehatan di usus dan saluran vagina Anda, dan bertanggung jawab untuk mengurangi infeksi atau pertumbuhan berlebih dari yang bakteri buruk. Probiotik seperti L. acidophilus, telah menunjukkan hasil yang positif dalam mempromosikan bakteri sehat dalam vagina.


Kulit Pohon ara dan pohon beringin

Ramuan Tradisional Mengobati keputihan berikutnya dengan kulit pohon ara dan pohon beringin. Digunakan sebagai semprotan untuk saluran vagina yang terbuat dari rebusan kulit beringin dan pohon ara yang efektif dalam mengobati keputihan. Satu sendok makan masing-masing serbuk kulit kedua pohon harus direbus dalam satu liter air sampai berkurang setengahnya. Semprotkan atau bercikkan dengan rebusan air hangat akan menjaga saluran vagina tetap sehat.


Akar bayam

Akar bayam memiliki sifat antibakteri yang membantu dalam mengobati infeksi. Senyawa pada akar bayam bermanfaat membantu dalam penyembuhan organ reproduksi. Minum dua kali sehari, pagi dan sore untuk hasil yang lebih baik. Daun bayam dan cabang-cabangnya juga dapat ditambahkan ke dalam air mendidih pada saat pembuatan.


CARA MENCEGAH KEPUTIHAN:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina dalam jangka panjang.

2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.

3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.

4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.
Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.

5. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di sekitar organ intim bergerak leluasa.

6. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut
Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.

Demikian ulasan Singkat mengenai Ramuan Tradisional mengobati keputihan serta jenis-jenis keputihan dan cara mencegah agar anda tidak menderita keputihan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat. terimakasih.

Inilah Ramuan Tradisional Mengobati Keputihan Rating: 4.5 Posted By: Yeni Irawan

0 comments: